Martapura Kota Intan

Ketika masih SD, salah satu kota di Indonesia yang membuat saya penasaran adalah Kota Martapura. Kenapa begitu? Karena di Atlas Sumber Daya Alam pas pelajaran Geografi, hanya di Kota Martapura yang berlambangkan intan. Beberapa tahun kemudian saya tanpa sengaja malah  mampir ke Kota tersebut hehe..

Awalnya saya ada kerjaan di ujung utara Kalimantan Selatan. Rencana berkunjung ke Martapura justru muncul ketika hari kepulangan ke Jakarta. Kota Martapura sendiri tidak terlalu jauh dari Bandara Syamsudin Noor (Banjarmasin), kurang lebih hanya 1-1.5 jam perjalanan. Mumpung masih ada waktu kami berempat segera mampir ke pusat oleh-oleh di Kota Martapura. Lokasi pusat oleh-oleh sendiri cukup strategis karena bersebelahan dengan alun-alun, masjid, dan pasar. Alun-alun di Martapura cukup bagus, ada taman kecil untuk bermain, dan banyak hiasan kaligrafi yang berukuran besar. Sayanngnya saya kesini saat musim kemarau jadi cuacanya cukup untuk mencoklatkan kulit hehe.

alun2 toweralun-alun kota

   Keadaan di Kota Martapura sendiri cukup tenang dan relative sepi. Kami mampir ke pasar batu mulia untuk mencari oleh-oleh. Sayangnya, saya kurang berminat untuk beli batu mulia seperti intan, ruby, opal, karena takut ditipu. Setelah berkeliling saya cari took yang agak ramai dengan asumsi barang yang dijual pasti bagus. Setelah ketemu masuklah saya ke toko bernama “Kalimantan”. Toko ini beda dengan yang lain, karena selain ramai, toko ini juga dilengkapi AC sehingga “eksklusif” tidak seperti toko lainnya. Pilihan saya jatuh kepada hiasan jilbab untuk ibu saya dan sarung untuk bokap dan adik. Saya sendiri gak beli apapun karena tidak ada hal menarik dan saya sudah sering belanja oleh-oleh di belahan  Bumi Kalimantan lainnya.

 pasar1pasar 2pasar batu mulia

   Setelah selesai saya segera ke parkiran dan ternyata masih sepi, tim saya yang lain rupanya masih belanja. Sambil menunggu saya diajak ngobrol oleh bapak penjual cincin keliling (setelah saya menolak membeli dagangannya secara halus). Ternyata menurut bapak pedagang tsb, sumber batu mulia berasal dari Martapura, baru didistribusikan ke daerah laen seperti Balikpapan, dll. Pantas suasana dan barang yang ada mirip dengan pasar batumulia di Kota Balikpapan. Menurut bapak tsb, saat ini batumulia sudah terbatas dan banyak yang imitasi. Doi pun menjelaskan untuk membedakan mana yang asli dan palsu, tapi sayangnya dengan alat seperti kaca pembesar sehingga saya yang awam tidak bisa membedakan juga.hehe, berakhirlah saya penasaran saya ke kota ini😀.

366007_aksesoriscincin1contoh batu mulia (intan-martapura.itrademarket.com)

2 responses to “Martapura Kota Intan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s