Bangka Daytrip

Pertengahan bulan ini yaitu Oktober 2013, saya dikejutkan oleh atasan saya dengan jadwal dinas ke Pulau Bangka yang bentrok dengan rencana trip saya ke Kuala Lumpur untuk liburan bersama ortu dan adik saya. Kabar buruknya saya belum sempat mengajukan cuti sehingga membatalkan trip ke KL, tetapi kabar baiknya adalah saya survey ke Pulau Bangka, salah satu pulau yang ingin saya kunjungi karena dibuat penasaran oleh tetralogy Laskar Pelangi by Andrea Hirata yang setting novelnya di Kepulauan Bangka Belitung.  Saya dengan berat hati mengabarkan kabar ini kepada ibu saya.

Tibalah di hari keberangkatan, ortu dan adik saya telah lebih dulu ke bandara dengan taxi karena jadwal flight saya yang agak siang. Sesampainya di stasiun, ternyata pesawat yang akan saya tumpangi delay 3 jam. Oh no, tapi sebagai konsekuensi kami diberikan makan siang gratis oleh armada tsb. Setelah lelah menunggu pesawat kami datang juga dan segera lepas landas menuju Kota Pangkal Pinang. Setelah sampai di Kota Pangkal Pinang kami segera dijemput untuk menuju penginapan yang disediakan oleh klien di pinggiran kota.

Setelah 2 hari bekerja, kami diajak oleh klien agar libur satu hari untuk jalan-jalan ke pantai yang ada di Pulau Bangka. Klien kami berkata, “bapak-bapak sekalian besok minggu saya ada acara jadi tidak bisa menemani survey, mending bapak-bapak istirahat saja nanti saya sediakan supir untuk jalan-jalan”. Sontak saya dan tim berkata, “Ide bagus dan terima kasih pak”. Malam harinya saya sempat browsing lewat hp dan menemukan beberapa pantai eksotis seperti  Pantai Parai, Pantai Pasir Padi, Pantai merai, Pantai Tanjung Pesona, dll. Keesokan harinya kami bertiga dijemput jam 9 oleh supir. Rencana kami adalah mengunjungi pantai yang jauh terlebih dahulu baru yang dekat.

Pantai tujuan pertama kami adalah Pantai Tanjung Pesona, perjalanan dari Kota PangkalPinang kira-kira 1 jam. Pantai Tanjung Pesona berada di Kecamatan Sungai Selan.  Pantai Tanjung Pesona bukan pantai umum, tetapi dikelola oleh sebuah resort. Untuk masuk pun pengunjung dipungut biaya. Pantai Tanjung Pesona cukup keren menurut saya karena dipenuhi oleh batuan granit yang besar, airnya jernih, dan pasirnya halus. Cukup banyak juga wisatawan lokal di pantai ini. Beberapa bangunan ada yang belum jadi dan sedang dibangun oleh pengelola resort.

TP1Pantai Tanjung Pesona

tp2

 

Pantai selanjutnya adalah Pantai Parai. Pantai ini juga pantai yg dimiliki oleh sebuah resort. Harga tiket masuknya lebih mahal daripada Pantai Tanjung Pesona. Harga memang sesuai, Pantai Parai lebih indah dari pantai sebelumnya. Formasi batuan granit raksasa terlihat jelas, konon katanya batuan granit ini adalah sisa dari hasil penambangan timah pada masa colonial. Di pantai ini juga ada semacam tanjung (daratan yang menjorok ke laut) yang dibuat menjadi restoran oleh pengelola. Setelah puas foto-foto, tim saya yang usianya sudah sepuh terpeleset disalah satu batuan granit. Karena merasa tidak enak, saya segera mengusulkan agar segera ke mobil dan lanjut makan siang. Setelah makan siang rencananya kami mau ke Pantai Pasir Padi tapi tiba-tiba hujan deras dan gagal lah rencana kami. Walaupun Cuma mengunjungi 2 pantai di Bangka saya sudah cukup puas. Kalau soal keindahan alam memang Indoesia tiada duanya😀

parai1parai2parai3Pantai Parai

pklPinggiran Kota PangkalPinang

5 responses to “Bangka Daytrip

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s