Kota Khatulistiwa, Pontianak

Negara Indonesia terkenal dengan sebutan “Zamrud Khatulistiwa”, tetapi kota yang dilalui garis khatulistiwa ternyata tidak banyak. Sepengetahuan saya hanya ada 2 kota di Indonesia yang dilalui garis khatulistiwa yaitu Kota Bonjol di Sumatera Barat dan Kota Pontianak di Kalimantan Barat. Khatulistiwa adalah garis imajiner yang membagi belahan bumi utara dan selatan, terkenal juga dengan garis Equator (0°). Kebetulan saya berkesempatan mengunungi Kota Pontianak sebanyak 3 kali karena urusan kerjaan, tapi hanya satu kali saya bisa santai dan menikmati seluk beluk Kota Pontianak.

Di Kota Pontianak terdapat tugu khatulistiwa yang awalnya di bangun oleh penjajah Belanda, tepatnya berada ± 3 Km dari pusat kota kearah Kota Mempawah. Saya belum sempat melihat langsung tugu ini, sebagai gantinya saya membeli cinderamata tugu ini di Jalan Pattimura, yang merupakan daerah untuk belanja oleh-oleh di Kota Pontianak. Oleh-oleh khas Kota Pontianak antara lain dodol lidah buaya, kue bingke, dan berbagai cinderamata khas dayak. Favorit saya kalau berkunjung ke kota ini adalah beli Cookies coklat dan Teh Tarik instant asal Malaysia yang banyak di jual di Pontianak.

Ponti

Penerbangan dari dan ke Pontianak cukup padat di Bandara Supadio, hal ini terbukti susahnya mencari tiket penerbangan yang kosong (contoh L*on Air dalam 1 hari ada 8 penerbangan dan semuanya full booked) tapi anehnya bandara nya tampak biasa saja. Masih kalah modern dengan bandara di Kota Berau dan Balikpapan di Kaltim. Terakhir kali saya kesana (awal mei 2013) bandaranya sedang direnovasi agar lebih baik.

cross ponti

Suhu udara di Kota Pontianak cukup ekstrim menurut saya, karena jika hujan akan lebat dan jika terik akan sangat menyengat. Alhamdulillah saya tidak sampai jatuh sakit karena pernah tinggal cukup lama (5 bulan) di Kalbar sehingga tubuh sudah beradaptasi, tetapi teman saya yang berasal dari Bogor sempet “masuk angin” karena perubahan cuaca yang ekstrim ini. Jika saya mengunjungi kota ini lagi mungkin saya akan beli dodol lidah buaya yang banyak karena ternyata rasanya cukup enak😀.

Setelah sebulan masuk ke Hutan, akhirnya saya nulis blog kembali hehe..

3 responses to “Kota Khatulistiwa, Pontianak

    • Saya juga baru tau pas lg cari oleh2 disana lmyn enak loh hehe..
      Klo yg bro bilang itu jg ada, minuman sari lidah buaya mirip nata de coco tp lbh berserat😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s