Arung Jeram di Sungai Cisadane

Saat masih kuliah di tahun 2009, saya dan teman2 diajak oleh anggota mapala-UI untuk arung jeram. Spontan saya setuju karena saya suka mencoba hal-hal baru yang menarik.  Kebetulan teman2 di jurusan saya banyak yang bergabung dengan mapala. Awalnya, saya kira akan berarum jeram ria di daerah Sukabumi atau Bandung yang memang sudah ada atraksi wisata seperti kepunyaan Arus Liar dll. Tetapi karena kampus kami di Depok, lokasi yang dipilih adalah Sungai Cisadane. Timbul pertanyaan lagi bagi saya, Sungai Cisadane itu sepengetahuan saya berada di Tangerang. Terbayanglah kami akan berpanas-panasan disana. Tetapi ternyata lokasinya ada di Bogor, karena hulu Sungai Cisadane berada di Bogor. Yang di Tangerang adalah daerah hilirnya.

Karena pada saat itu saya masih aktif di organisasi KSG (Kelompok Studi Geografi), kemudian kami pun mengajak adik2 kelas untuk ikut dan terkumpulah sekitar 20 orang yang ikut. Kami berangkat bareng naik kereta dari Stasiun Pondok Cina sampai Stasiun Bogor. Kita berangkat sehabis maghrib dan itu adalah jam sibuk, kereta pun padat sekali. Kami di dalam kereta layaknya ikan pepes, padahal kita naek Kereta Ekonomi AC. Kemudian dari St. Bogor kita menyarter 2 angkot sampai ke tujuan. Kita bermalam di rumah tua di tepi sungai. Di dalam rumah sudah ada anggota mapala yang menyiapkan acara.

Kemudian rombongan kami istirahat sejenak. Rumah yang kita tempati sepertinya sudah lama tak dihuni. Mungkin cocok untuk shooting dunia lain hehe. Tapi karena kami jumlahnya banyak jadi tidak masalah. Setelah kami cukup istirahat, kami pun ada sesi perkenalan antara anak mapala dan anak KSG. Suasana berlangsung hangat, Kak Cipto sebagai ketua mapala sangat baik dalam membawakan perkenalan. Tidak lupa kami diajarkan teknik keselamatan dalam arung jeram, teknik mendayung, dll.  Pada saat penjelasan terkadang kak Cipto menunjuk seseorang yang dipanggil “Kupak” untuk memperagakan. Acting kupak cukup menghibur hingga terkadang kami tertawa dibuatnya.

arjer

                Setelah selesai kami pun tidur untuk menyiapkan tenaga esok hari. Keesokan harinya, setelah semua pada bangun kami pun melakukan pemanasan. Kemudian dibagi 2 tim besar agar kami bergiliran dalam berarung jeram. Saya mendapat tim yang kedua, artinya harus menunggu dulu sampai tim 1 selesai. Sembari menunggu kami sarapan dan bermain UNO. Pada saat itu saya baru pertama kali maen UNO dan selanjutnya ketagihan hehe. UNO menurut saya cocok untuk membunuh waktu. Ketika tim 1 selesai, kami pun bersiap2 memakai helm dan pelampung sebagai keselamatan, juga tak lupa membawa dayung. Ternyata di tim kedua, cuacanya cukup panas. Saran saya jika ada yang ingin arung jeram pakailah baju lengan panjang. Air sungai berwarna coklat karena adanya aktivitas pengambilan pasir di sekitar sungai.

Kami pun memulai dengan berenang mengikuti arus untuk membahasi tubuh. Kemudian mulai lah kita arung jeram. Jadi ada sekitar 7 orang di dalam perahu karet. Paling belakang bertugas seperti nahkoda kapal yang mengkomandoi kami. Kami pun dituntut agar bisa bekerja sama agar perahu tidak terbalik. Kami pun melewati  jeram2 yang cukup menaikan adrenalin. Ditengah jalan, kami melihat ada prasasti di batu besar yang ditulis dalam huruf sansekerta. Hal ini menandakan bahwa  jaman dahulu, sungai merupakan salah satu alat untuk transportasi.  Di akhir perjalanan, kami dikerjai oleh anak mapala dengan membuat perahu karet yang kami tumpangi terbalik. Saya pun sampai menabrak rekan disamping saya karena tidak siap dengan kejadian itu. Setelah itu kami pun berenang-renang ke tepi pantai. Tidak lama hujan pun turun yang mengiringi kepulangan kami. Setelah sampai di rumah tua, kami pun mandi dan siap2 pulang. Selesailah petualangan kami menyusuri Sungai Cisadane.

4 responses to “Arung Jeram di Sungai Cisadane

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s